EDARAN.ID – Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba, kembali menggelar Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).
Kali ini, KUA Ujung Bulu menggelar kegiatan BRUS bersama pengurus IPARI Kabupaten Bulukumba.
Kegiatan ini digelar di Masjid Nurul Tarbiyah SMAN 1 Bulukumba dan dihadiri oleh 113 siswa Tahfidz SMAN 1 Bulukumba.
Acara dimulai dengan sambutan oleh Kepala KUA Ujung Bulu, H. Muhammad Ansar Mahdy, yang menjelaskan peran KUA dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Termasuk pelaksanaan BRUS yang ditujukan untuk anak sekolah.
H. Muhammad Ansar Mahdy berharap program ini dapat membantu mengurangi kasus pernikahan anak dan memberikan dampak positif bagi para remaja.
Fasilitator BRUS kali ini adalah Penyuluh Agama Islam, Asma Ramadhani dan H. Patahuddin.
Mereka menyampaikan materi tentang pentingnya pengelolaan diri dalam menghadapi pengaruh pergaulan bebas, terutama melalui media sosial yang berkembang pesat saat ini.
BRUS merupakan upaya dari Kementerian Agama untuk membantu siswa mengenali diri mereka masing-masing dan mengontrol emosi mereka.
Program ini bertujuan membekali siswa dengan wawasan yang berguna untuk menghadapi kehidupan yang semakin kompleks, serta menyikapi isu-isu besar seperti pernikahan anak, pernikahan dini, seks di luar nikah, narkoba, balapan liar, begal, bullying, dan dampak negatif gadget pada remaja.
Kepala SMAN 1 Bulukumba, H. Rusli Umar, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan BRUS di sekolah tersebut.
Ia berharap kegiatan bermanfaat ini dapat berlanjut di masa mendatang.
Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan MoU antara KUA Ujung Bulu dan SMAN 1 Bulukumba.
Penandatanganan ini disaksikan oleh para guru pembina dan tim penyuluh agama dari KUA Kecamatan Ujung Bulu, menandai kerjasama dalam pembinaan siswa di bidang keagamaan.***






