Edaran.ID, Jakarta – Sejumlah perusahaan luar negeri yang beroperasi di Indonesia terkena serangan boikot.
Salah satunya adalah Pizza Hut Indonesia.
Perusahaan makanan khas Italia ini menjadi salah satu yang terdampak boikot karena diduga terafiliasi dengan Israel.
Beberapa waktu terakhir ini, isu boikot memang sedang berkembang di Indonesia.
Itu seiring dengan serangan Israel ke Gaza yang semakin gencar, apalagi setelah menyerang pengungsian warga di Rafah.
Namun, apakah benar Pizza Hut Indonesia terafiliasi dengan Israel atau tidak.
Di Indonesia sendiri, Pizza Hut dioperasikan oleh PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA).
Pihak perusahaan pun tak menampik jika mereka menghadapi tantangan serius setelah diikutsertakan dalam daftar produk yang diboikot karena diduga terafiliasi dengan Israel.
Klaim ini telah menimbulkan dampak signifikan terhadap bisnis mereka.
Itu diakui oleh Direktur Sarimelati Kencana, Boy Ardhitya Lukito.
Menurut Lukito, tidak hanya Pizza Hut yang terdampak, tetapi juga merek-merek internasional lainnya di industri makanan dan minuman, serta barang konsumsi sehari-hari.
“Bukan cuma Pizza Hut tapi semua industri semua brand luar negeri yang di industri Food and Beverage juga yang di industri barang konsumsi sehari-hari atau Fast Moving Consumer Goods yang juga menjadi terimbas,” ujarnya.
Klarifikasi terperinci tentang alasan inklusi Pizza Hut dalam daftar boikot belum sepenuhnya jelas.
Pemerintah diharapkan untuk segera memberikan klarifikasi dan menjembatani antara tuduhan masyarakat dengan fakta-fakta yang sebenarnya.
Hal ini untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak benar.
Pizza Hut sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim ini.***






