RINGKASAN CEPAT
- Kedua model berbagi rangka seukuran, dapur pacu serupa, dan panel yang angka resolusinya tidak berbeda sedikit pun.
- Selisihnya menumpuk di punggung, berupa satu lensa tambahan beserta pemindai kedalaman yang absen dari versi standarnya.
- Bahan rangkanya pun berlainan, dan itulah yang menjelaskan kenapa bobot kedua model tersebut terpaut sampai dua puluh lima gram.
EDARAN.ID – Dua varian yang dirilis bersamaan ini kerap dianggap beda kelas, padahal rangka dan otaknya satu rancangan.
Jawaban langsung: Menurut halaman Spesifikasi Teknis Apple, iPhone 12 dan iPhone 12 Pro memakai chip A14 Bionic, layar OLED 6,1 inci 2532 x 1170 piksel, serta dimensi 71,5 x 146,7 x 7,4 mm yang sama. Perbedaannya pada jumlah kamera belakang (dua berbanding tiga), pemindai LiDAR dan Apple ProRAW yang hanya ada pada versi Pro, bahan rangkanya (aluminium berbanding baja tahan karat), bobotnya (162 gram berbanding 187 gram), serta pilihan kapasitasnya. Angka-angka ini dibaca pada 20 Oktober 2026.
Apa yang membuat versi Pro berbeda?
Tambahannya berkumpul di modul kamera. Versi Pro membawa lensa Telefoto berbukaan f/2.0 yang tidak dimiliki versi biasa, sehingga rentang zoom optiknya tercatat 4x dan zoom digitalnya sampai 10x.
Versi standar hanya mencatat zoom optik 2x memperkecil dengan zoom digital sampai 5x. Dua kemampuan lain juga khusus Pro, yaitu pemindai LiDAR dan format foto Apple ProRAW.
Rangkanya ikut berlainan. Halaman resmi menyebut versi biasa memakai desain aluminium dengan punggung kaca, sedangkan versi Pro memakai baja dengan punggung kaca matte bertekstur.

Bagian mana yang justru identik?
Hampir semua yang menentukan rasa pemakaian sehari-hari. Chipnya sama-sama A14 Bionic, dan layarnya sama-sama OLED 6,1 inci beresolusi 2532 x 1170 piksel pada kerapatan 460 ppi.
Ukuran fisiknya pun tercatat persis sama, yakni 71,5 mm lebar, 146,7 mm panjang, dan 7,4 mm tebal. Kaca depannya sama-sama Ceramic Shield, ketahanan airnya sama-sama IP68 sampai kedalaman enam meter, dan angka pemutaran videonya sama-sama hingga 17 jam.
Dukungan jaringannya pun sejajar. Kedua halaman resminya mencantumkan daftar pita 5G NR yang sama persis, dari n1 sampai n79.
Yang terasa di tangan justru bobotnya. Selisih 25 gram itu datang dari bahan rangkanya, bukan dari ukuran yang lebih besar.
Apa gunanya pemindai LiDAR?
Pada jajaran ini LiDAR dipakai untuk mengukur jarak. Halaman spesifikasi menyebutnya sebagai pemungkin Potret mode Malam, yaitu memotret orang dalam kondisi minim cahaya dengan latar yang dikaburkan.
Mode Malam sendiri tersedia di kedua varian, tetapi cakupan lensanya berbeda. Pada versi biasa berlaku untuk Ultra Wide dan Wide, sementara pada versi Pro ditambah Telefoto.
Pengolahan fotonya sendiri satu generasi. Keduanya sama-sama mencatat Deep Fusion dan Smart HDR 3, serta kamera depan TrueDepth 12 MP berbukaan f/2.2.
Pilihan kapasitasnya juga tidak sejajar. Versi biasa ditawarkan 64, 128, dan 256 GB, sedangkan versi Pro dimulai dari 128 GB dan naik sampai 512 GB.
Versi mana yang sepadan dengan selisihnya?
Jawabannya bergantung pada satu hal saja, yakni seberapa sering lensa Telefoto dan pemotretan malam dipakai. Di luar itu, dua model ini menjalankan pekerjaan yang sama dengan chip yang sama.
Pilihan warnanya juga tidak bertemu di satu titik pun. Versi biasa hadir dalam Hitam, Putih, (PRODUCT)RED, Hijau, Biru, dan Ungu, sedangkan versi Pro dalam Perak, Abu-abu Grafit, Emas, dan Biru Pasifik.
Pertimbangan kedua adalah kapasitas. Kalau kebutuhannya di atas 256 GB, pilihannya memang cuma tersedia di versi Pro.
Harga pasaran bekas keduanya bergerak terpisah dan dicatat di harga iPhone 12 dan Pro Max bekas. Pola serupa berulang di generasi berikutnya, seperti yang diuraikan pada perbedaan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus, maupun satu generasi sebelumnya pada perbandingan iPhone XS dan iPhone 11 Pro. Sebelum membayar, cocokkan unitnya memakai panduan mengadu iPhone dengan spesifikasi resminya.***






