EDARAN.ID – Penjualan iPhone menurun 10 persen di kuartal pertama tahun 2024.
Penurunan penjualan iPhone terjadi ditengah meningkatnya pengiriman ponsel sebesar 7,8 persen secara global.
Apakah pengaruh harga penjualan yang tinggi?
Melansir dari Bloomberg, Selasa (16/4/2024), Apple mencatatkan total pengapalan 50,1 juta unit selama kuartal pertama 2024.
Atau turun 9,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2023, yang mencapai 55,4 juta unit.
Penguasaan pasar iPhone yang sebelumnya 20,7 persen, kini hanya tersisa 17,3 persen.
Samsung berada di posisi puncak, sehingga iPhone dari Apple berada di posisi kedua.
Angka pengapalan Samsung mencapai 60,1 juta unit pada kuartal pertama 2024.
Meskipun angka itu juga menurun dibandingkan tahun 2023, namun angkanya cukup tipis.
Tahun lalu, di kuartal pertama Samsung berhasil melakukan pengapalan 60,5 juta unit.
Beberapa spekulasi kemudian bermunculan, salah satunya diduga karena bangkitnya HP Cina.
Seperti misalnya Xiaomi yang mencatatkan angka pengapalan 40,8 juta unit saat ini.
Angka itu naik dibandingkan tahun lalu yang hanya naik hingga 33,8 persen di kuartal pertama.
Market share brand ini pun juga meningkat dari 14,1 persen dari sebelumnya 11,4 persen.
Transsion yang beranggotakan merek ponsel Tecno, Itel, dan Infinix mencatatkan trend pengapalan yang baik.
Pengapalan HP ini tercatat 28,5 juta unit, naik hampir dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya 15,4 juta unit.
Penguasaan ponsel ini juga meningkat drastis.
Dari sebelumnya hanya 5,7 persen menjadi 9,9 persen.***






