Jakarta, Edaran.ID – Persaingan ketat penjualan HP terjadi pada kuartal kedua 2024.
Dampaknya, iPhone tersingkir dari daftar HP alias smartphone paling laris tahun ini.
iPhone dikalahkan oleh Samsung. Data ini dikutip berdasarkan laporan terbaru dari Canalys, yang dikutip Rabu (31/7/2024).
Canalys merupakan sebuah firma riset pasar terkemuka.
Samsung Pertahankan Posisi Teratas
Laporan Canalys mengungkapkan, Samsung memimpin pasar dengan pangsa 18 persen pada kuartal kedua.
Ini menandai kemenangan lainnya bagi raksasa teknologi asal Korea Selatan yang telah memimpin pasar sejak 2021.
Pencapaian ini menunjukkan daya tarik Samsung yang luas di berbagai segmen demografi dan rentang harga.
Namun, Apple tetap menjadi pesaing kuat dengan pangsa pasar 16 persen.
Xiaomi, yang merupakan pesaing utama Android, mengikuti dengan pangsa pasar 15 persen.
Vivo melengkapi empat besar dengan pangsa pasar sebesar 9 persen.
Meskipun Apple dan Xiaomi menunjukkan performa yang solid, mereka belum berhasil mengungguli Samsung dalam hal penjualan.
Faktor Kesuksesan Samsung
Kesuksesan Samsung dalam pasar smartphone global tidak lepas dari berbagai faktor.
Perusahaan ini secara signifikan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan, yang berdampak pada inovasi dalam teknologi layar, sistem kamera, dan prosesor.
Samsung juga berhasil menyesuaikan produknya untuk memenuhi beragam preferensi konsumen dengan menawarkan berbagai pilihan.
Seri Galaxy S melayani pengguna kelas atas, sementara seri Galaxy A menyediakan opsi dengan harga terjangkau, memungkinkan Samsung menjangkau khalayak yang lebih luas.
Pertumbuhan Pasar Smartphone
Pasar smartphone global menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan pengiriman mencapai 288 juta unit pada kuartal kedua 2024, meningkat 12 persen dari kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan ini menandakan minat konsumen yang terus meningkat terhadap teknologi terbaru.
Prediksi untuk Paruh Kedua 2024
Meskipun Samsung saat ini memimpin pasar, persaingan di sektor smartphone diprediksi akan tetap ketat pada paruh kedua 2024.
Para produsen smartphone lainnya kemungkinan akan meluncurkan strategi dan inovasi baru untuk mencoba mengalahkan Samsung dan mendapatkan pangsa pasar lebih besar.***






