Techno  

Apakah Samsung Pro Israel atau Tidak, Cek Fakta-faktanya di Sini

Avatar
Dua orang model sedang berfoto menggunakan Samsung Galaxy A23 5G. (ist)

Edaran.id – Samsung merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Bisnis Samsung bukan hanya bergerak di seputar smartphone atau ponsel cerdas saja.

Melainkan beberapa produk Samsung adalah alat elektronik untuk kebutuhan rumah tangga.

Kantor pusat Samsung berada dari Korea Selatan (Korsel).

Di tengah isu boikot produk pro Israel ini, banyak yang mencari tahu apakah Samsung Pro Israel atau tidak.

Dan apakah Samsung terafiliasi dengan Israel atau tidak.

BACA JUGA:  Pantas Aman, Ternyata Begini Cara Apple agar iPhone Tidak Mudah Dibobol

Dan dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (1/6/2024), Samsung tidak terafiliasi dengan Israel.

Samsung Next Cabut dari Israel

Samsung Next dikabarkan telah menutup operasinya di Israel pada April 2024 lalu.

Kendati demikian, investasi besar-besaran pendanaan perusahaan rintisan tersebut masih berjalan untuk puluhan startup di Israel.

Dikutip dari Republika, investasi Samsung Next di Israel sebagian besar difokuskan pada dana investasi yang menempatkan startup dan pengembangan lokal yang bisa sukses secara finansial dan berguna bagi Samsung.

BACA JUGA:  Terdampak Isu Boikot di Awal Tahun 2024, Begini Kondisi Unilever Saat ini

Cabutnya Samsung Next di Israel bocor setelah sebuah email yang dikirim oleh anggota staf pendanaan di Israel, dipimpin oleh Wakil Presiden dan Direktur Pelaksana Eyal Miller, beredar.

“Hari ini, saya berbagi berita bahwa Samsung Next telah membuat perubahan organisasi yang diperlukan di kantor Tel Aviv untuk mengkonsolidasikan aktivitasnya. Israel tetap menjadi pasar yang menarik bagi Samsung Next, dan hubungan yang ada dengan mitra dan perusahaan portofolio tidak akan berubah.”

BACA JUGA:  Harga Terbaru Samsung Galaxy A25 5G di Akhir April 2024, Dibekali RAM Besar dan Layar Super AMOLED

“Keputusan ini, meskipun sulit, tidak mengurangi yang telah kami capai bersama selama hampir satu dekade. Kami telah berinvestasi di 70 perusahaan, melakukan kolaborasi antara startup Israel dan Samsung, dan membina – berkat dukungan Anda yang tak tergoyahkan – komunitas pembangun, pendiri, dan investor di Tel Aviv dan luar negeri,” lanjut email tersebut.***

Cek Berita dan Artikel Edaran.ID lainnya di Google News