Market  

Apindo Tak Akan Rilis Produk Pro Israel di Indonesia, Tapi Justru Lakukan Hal ini

Avatar
Ketua Bidang Perdagangan Apindo, Anne Patricia Sutanto bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (Dok. Kemenprin)

EDARAN.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), segera berkoordinasi dengan pemerintah.

Koordinasi tersebut dalam rangka menanggapi isu boikot produk pro Israel yang saat ini santer di Indonesia.

Apindo akan melaporkan dampak ekonomi dari aksi boikot produk pro Israel kepada pemerintah, Rabu (6/12/2023).

Itu disampaikan oleh, Ketua Bidang Perdagangan Apindo, Anne Patricia Sutanto.

“Rilis dampak negatif ekonomi, kami informasikan ke pemerintah,” kata Anne.

BACA JUGA:  Penjualan Produk Pro Israel Turun Hampir 50 Persen di Indonesia, Ada Potensi PHK?

Mengenai hal bahwa Apindo akan merilis produk pro Israel di Indonesia, juga ditanggapi oleu Anne.

Menurut dia, Apindo tidak pernah menjanjikan untuk merilis produk pro Israel.

“Salah, enggak pernah janjikan, salah disadur, lebih ke arah brand yang terimbas boikot, tapi bukan rilis brand-nya,” kata Anne.

Dia menjelaskan, ada beberapa produk yang terdampak terkait aksi boikot, seperti produk fast moving consumer goods (FMCG) dan chain fast food.

BACA JUGA:  Sempat Diserang Isu Boikot, Produk Mayora Ternyata Tersebar di 90 Negara, Ada Palestina

Yang parah, aada beberapa produk dari perusahaan asal Indonesia juga terkena dampak boikot.

“FMCG terdampak, tapi chain fast food restaurant lebih terdampak, padahal supply chain-nya rata-rata perusahaan Indonesia, supplier-nya,” tukasnya. ***

Cek Berita dan Artikel Edaran.ID lainnya di Google News