Market  

Pasar Kripto Melemah, Berdampak ke Bitcoin, Ethereum dan Binance

Avatar
Ilustrasi Bitcoin

EDARAN.ID – Coinmarketcap mengonfirmasi melemahnya pasar kripto hari ini, Senin (27/11/2023).

Itu berdampak pada Bitcoin, Ethereum dan Binance. Meski demikian, Bitcoin bertahan di level US$ 37 ribu.

Kapitalisasi pasar kripto global turun 0,30 persen menjadi di US$ 1,43 triliun dalam 24 jam.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terkoreksi 0,77 persen dalam 24 jam terakhir.

Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 37.498,4 per koin atau setara Rp 582,4 juta (Kurs, Rp 15.532).

BACA JUGA:  Bukan Hanya Pizza Hut, 2 Industri Lokal ini Ikut Terkena Imbas Boikot Produk Pro Israel

Pelemahan juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang jatuh 0,84 persen dalam 24 jam.

Sehingga ETH dibanderol dengan harga US$ 2.066,4 per koin.

Hal serupa terjadi pada Binance (BNB) yang terpangkas 0,67 persen dalam sehari terakhir.

Dengan begitu, saat ini BNB berada di level US$ 232,1 per koin.

Dikutip dari Cryptonews, bank investasi global JPMorgan telah memperingatkan bahwa jika Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyetujui dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin, mungkin ada dampak negatif pada harga Bitcoin.

BACA JUGA:  Pasar Kripto Jatuh, Binance Drop, Pengaruh Pencucian Uang?

Analis Nikolaos Panigirtzoglou memperkirakan, Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), setelah diubah menjadi ETF Bitcoin spot, mungkin mengalami arus keluar modal yang besar sekitar $2.7 miliar.

Bank mencatat kemungkinan bahwa investor spekulatif, yang membeli saham GBTC dengan harga diskon untuk mengantisipasi konversi ETF, dapat memperoleh keuntungan.

Panigirtzoglou menyatakan, mungkin ada tekanan penurunan yang signifikan pada pasar Bitcoin jika seluruh US$2,7 miliar ditarik.

BACA JUGA:  Pizza Hut Dilanda Boikot Produk Terafiliasi dengan Israel, Benarkah?

Namun, dampaknya mungkin dapat dikurangi jika dana ini dialihkan ke produk terkait Bitcoin lainnya, seperti ETF Bitcoin spot yang baru saja didirikan.***

Cek Berita dan Artikel Edaran.ID lainnya di Google News