RINGKASAN CEPAT
- Wings Group tidak tercantum dalam daftar boikot resmi yang diterbitkan gerakan BDS, baik untuk produk makanan maupun kebutuhan rumah tangganya.
- BDS memakai boikot tertarget, yaitu memilih sedikit perusahaan dengan keterkaitan paling jelas, sehingga sebagian besar merek memang tidak pernah masuk daftar.
- Daftar resmi BDS bisa dicek sendiri di situs bdsmovement.net, sehingga kabar boikot yang beredar di media sosial tidak perlu ditelan mentah.
Jakarta, Edaran.ID – Pertanyaan soal apakah produk Wings termasuk yang diboikot kembali ramai beredar di media sosial.
Jawaban langsung: Wings Group tidak masuk daftar boikot resmi yang diterbitkan gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS). Penelusuran Edaran.ID pada panduan boikot resmi gerakan tersebut tidak menemukan nama Wings, Mie Sedaap, maupun So Klin di antara perusahaan yang disebut. Artikel ini merinci siapa saja yang benar-benar ada di daftar itu, kenapa merek lokal jarang masuk, dan bagaimana cara mengeceknya sendiri.
Apakah Wings masuk daftar boikot BDS?
Tidak. Panduan boikot yang diterbitkan BDS National Committee memuat daftar perusahaan yang menjadi sasaran kampanye, dan tidak satu pun merek Wings ada di dalamnya. Pemeriksaan dilakukan dengan menelusuri nama Wings, Mie Sedaap, dan So Klin di seluruh isi halaman panduan itu, dan ketiganya nihil.
Kabar sebaliknya banyak beredar lewat tangkapan layar daftar boikot yang disebar ulang di media sosial dan grup pesan. Daftar semacam itu umumnya tidak menyebutkan sumber, tidak mencantumkan tanggal, dan mencampur perusahaan yang benar-benar ditarget dengan merek yang hanya kebetulan terdengar asing.
Kenapa merek Indonesia jarang masuk daftar BDS?
Karena BDS tidak mengajak memboikot semua perusahaan sekaligus. Panduannya menjelaskan bahwa gerakan ini sengaja memilih perusahaan dalam jumlah relatif kecil secara cermat, pendekatan yang mereka sebut boikot tertarget, supaya tekanan terkumpul pada sasaran yang paling mungkin berubah.
Konsekuensinya, daftar itu jauh lebih pendek daripada yang dibayangkan banyak orang. Perusahaan yang masuk umumnya dinilai gerakan tersebut punya peran langsung dalam kebijakan Israel atas Palestina, bukan sekadar berasal dari luar negeri. Merek lokal seperti Wings tidak berada dalam kategori itu.
Siapa saja yang benar-benar disebut BDS?
Panduan BDS menyebut sejumlah perusahaan multinasional. Gerakan ini membaginya ke beberapa kategori: ada yang dikampanyekan langsung sebagai sasaran boikot konsumen, ada yang didorong lewat divestasi, dan ada pula boikot organik yang tumbuh dari akar rumput tanpa dikomando. Berikut sebagian nama yang muncul di panduan tersebut.
| Perusahaan | Sektor |
|---|---|
| Carrefour | Ritel |
| Puma | Perlengkapan olahraga |
| Intel | Semikonduktor |
| Siemens | Teknologi industri |
| Chevron | Energi |
| AXA | Asuransi |
| Teva | Farmasi |
| SodaStream | Peralatan rumah tangga |
Tiap kategori menuntut tindakan yang berbeda, dan pembagiannya bisa dibaca langsung di panduan resmi BDS. Daftar di atas bukan daftar lengkap, melainkan sebagian nama yang disebut di sana.
Bagaimana cara mengecek status sebuah merek?
Kabar boikot paling sering keliru karena sumbernya tidak pernah ditengok. Empat langkah ini cukup untuk memeriksanya sendiri:
- Buka panduan resmi di bdsmovement.net, bukan tangkapan layar daftar yang beredar di grup pesan.
- Cari nama perusahaan induknya, bukan nama produknya. Satu perusahaan bisa menaungi puluhan merek dengan nama yang sama sekali berbeda.
- Perhatikan tanggal. Sasaran kampanye bisa berubah ketika sebuah perusahaan mengubah kebijakannya.
- Bandingkan dengan pernyataan resmi perusahaan yang bersangkutan, lalu nilai keduanya berdampingan.
Pertanyaan serupa juga muncul untuk merek lain. Edaran.ID sebelumnya menelusuri daftar pasta gigi produksi dalam negeri, status air minum Crystalline, serta penyebab Downy disebut terafiliasi dengan Israel.
Sejarah singkat Wings Group
Wings berdiri di Surabaya pada 1948. Usahanya bermula dari produksi sabun batangan bermerek Wings Soap, dirintis Harjo Sutanto bersama Johanes F. Katuari, sebelum lini produknya meluas ke deterjen, perawatan rumah tangga, dan makanan.
Pada masa pandemi COVID-19 perusahaan ini juga memproduksi masker medis WingsCare Protector dan disinfektan Wiz24.***
