Selain Gerakan Boikot, Warga Israel Dilarang Masuk di Negara ini, Indonesia Masih Bebas

Muhammad Irwan
Ilustrasi boikot produk pro Israel. (foto/ist)

Edaran.id – Aksi bela Palestina terus disuarakan masyarakat dunia saat ini.

Gerakan boikot produk pro Israel mulai masif disuarakan.

Ini merupakan dampak dari serangan Israel ke Gaza yang dinilai tidak berprikemanusiaan.

Selain gerakan boikot, beberapa negara juga melarang warga Israel untuk masuk ke negaranya.

Seperti salah satunya di Maldives alias Maladewa.

Presiden Maladewa, Mohamed Muizzu, telah mengambil keputusan untuk pelarangan tersebut.

BACA JUGA  Terdampak Isu Boikot di Awal Tahun 2024, Begini Kondisi Unilever Saat ini

Dikutip Selasa (4/6/2024), Muizzu juga mengumumkan kampanye penggalangan dana nasional yang disebut “Warga Maldives dalam Solidaritas dengan Palestina”.

Selain Maldives, ada beberapa negara lainnya yang melarang paspor Israel untuk masuk di wilayahnya.

Seperti misalnya negara Aljazair, Bangladesh, Brunei, Iran, Irak, Kuwait, Lebanon, Libya, Pakistan, Arab Saudi, Suriah, dan Yaman.

Pemerintah Israel sendiri menanggapi hal ini sebagai hal yang biasa saja.

BACA JUGA  Boikot Produk Pro Israel Meluas, ini Daftar Brand Fashion yang Punya Hubungan dengan Israel

Sedangkan di Indonesia sendiri belum ada aturan pelarangan tersebut.

Namun di sisi lain, Indonesia memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan warga Israel biasanya mengajukan visa melalui negara ketiga.

Seperti misalnya di Singapura dan juga Thailand.***