Daerah  

Gerakan Boikot Produk Pro Israel Berujung Penangkapan Polisi di Makassar, Begini Ceritanya

Muhammad Irwan
Sejumlah anggota ormas di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), melakukan gerakan boikot produk pro Israel, dengan menutup sejumlah kafe, beberapa waktu lalu. (Foto/IST)

EDARAN.ID – Gerakan aksi boikot produk pro Israel berujung penangkapan polisi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dia adalah Subhan alias Subuh, oknum anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ditangkap setelah menggelar aksi boikot di Makassar.

Pasalnya, ia memukul salah seorang pengunjung di salah satu kafe.

Pelaku ditangkap saat berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Penangkapan Subuh dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana.

“Sudah diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar. Pelaku bernama Subhan alias Subuh,” ujar Kompol Devi Sujana dikutip, Minggu (16/6/2024).

BACA JUGA  Unilever Diserang Isu Boikot, Ternyata Jumlah Karyawannya di Indonesia Sampai Segini

Usai dibekuk, pelaku langsung digiring ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kompol Devi mengungkapkan, pelaku sempat melarikan diri ke Papua.

“Yang bersangkutan pada hari kejadian sorenya langsung berangkat ke luar kota, yaitu Sorong, Papua,” lanjut Kompol Devi.

Sebelumnya, sekelompok ormas di Makassar melakukan gerakan boikot.

Gerakan itu dilakukan dengan menyebarkan pamflet.

Bahkan mereka juga diduga akan menyegel kafe yang diduga terafiliasi dengan Israel.

BACA JUGA  Sempat Diisukan Pro Israel, ini Sejarah Mayora, Kantor Pertamanya di Tangerang

Namun, dalam aksinya, oknum anggota ormas tersebut terlibat melakukan aksi pemukulan. ***